Harga Kulakan Naik, Haruskah Harga Jual Ikut Naik?
Salah satu hal yang paling cepat menggerus untung warung adalah harga kulakan yang naik sementara harga jual dibiarkan. Biasanya karena tidak sempat menghitung ulang. Padahal, menghitungnya bisa dilakukan dalam dua menit.
Masalahnya: modal barang bisa berubah setiap kulakan
Misalnya kamu beli mie instan bungkus dengan harga Rp 17.000. Stok sekarang 10 bungkus dengan modal Rp 18.000. Setelah kulakan baru, modal per bungkusnya bukan lagi Rp 18.000 dan bukan Rp 17.000, tapi campuran keduanya.
Cara menghitungnya disebut modal rata-rata:
modal baru = ((stok x modal lama) + (jumlah beli x harga beli baru))
/ (stok + jumlah beli)
Dengan angka di atas dan pembelian 20 bungkus:
((10 x 18.000) + (20 x 17.000)) / 30 = 17.333
Jadi modal per bungkus menjadi sekitar Rp 17.333, bukan Rp 17.000.
Kapan harga jual perlu dinaikkan
Perhatikan dua hal ini sebelum menaikkan harga:
- Untung per barang masih wajar? Kalau untungnya tinggal Rp 500 per bungkus, sekali salah hitung langsung habis.
- Harga di warung sebelah bagaimana? Kalau selisihnya terlalu jauh, pelanggan bisa berpindah.
Kalau memutuskan menaikkan harga
- Naikkan satu-satu, mulai dari barang yang untungnya paling tipis.
- Beri tahu pelanggan dengan alasan yang jujur: harga kulakan naik.
- Jangan menaikkan harga barang yang justru jadi alasan orang datang, seperti rokok ketengan.
Kalau memutuskan harga tetap
Kamu bisa menekan modal dengan membeli dalam jumlah lebih besar, berpindah ke agen yang lebih murah, atau mengurangi barang yang untungnya terlalu kecil. Yang tidak boleh dilakukan adalah membiarkan harganya tanpa dihitung.
Untung warung hilang bukan karena pelanggan berkurang, tapi karena modal naik dan harga jual tidak pernah dihitung ulang.
Supaya tidak perlu menghitung manual
Di Warung24, setiap kulakan otomatis memperbarui modal rata-rata barang. Saat menjual, aplikasi memakai modal terbaru itu untuk menghitung untung bersih tiap transaksi, jadi kamu selalu tahu apakah harga jualmu masih sehat atau sudah perlu disesuaikan.
Mau langsung coba catat jualan pakai aplikasinya? Gratis, tanpa kartu kredit.
Coba Gratis